Bolehkah Mengikuti Natal Bersama dan Tahun Baru ?

Penyusun: Ummu Aiman
Muraja’ah: Ustadz Abu Salman

Setiap bulan Desember umat nasrani merayakan hari raya agama mereka, yaitu Hari Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember. Mendekati bulan ini, beberapa sudut pertokoan mulai ramai dengan hiasan natal. Supermarket-supermarket yang mulanya sepi-sepi saja, kini dihiasi dengan pernak-pernik natal. Media massa pun tidak ketinggalan ikut memeriahkan hari raya ini dengan menayangkan acara-acara spesial natal.

Disudut kampus, seorang mahasiswi berkerudung menjabat tangan salah seorang teman wanitanya yang beragama nasrani sambil berkata, “Selamat Natal ya…” Aih-aih, tidak tahukah sang muslimah ini bagaimana hukum ucapan tersebut dalam syariat Islam?

Saudariku, banyak sekali umat Islam yang tidak mengetahui bahwa perbuatan ini tidak boleh dilakukan, dengan tanpa beban dan tanpa merasa berdosa ucapan selamat natal itu terlontar dari mulut-mulut mereka. Mereka salah kaprah tentang toleransi beragama sehingga dengan gampang dan mudahnya mereka mengucapkan selamat natal pada teman dan kerabat mereka yang beragama nasrani. Lalu bagaimana sebenarnya pandangan islam dalam perkara ini? Berikut ini adalah bahasan seputar natal yang disusun dari beberapa fatwa ulama.

Natal Menurut Islam

Peringatan Natal, memiliki makna ‘Memperingati dan mengahayati kelahiran Yesus Kristus’ (Kamus Besar Bahasa Indonesia, Depdiknas terbitan Balai Pustaka). Menurut orang-orang nasrani, Yesus (dalam Islam disebut dengan ‘Isa) dianggap sebagai anak Tuhan yang lahir dari rahim Bunda Maria. Hal ini tentu sangat bertentangan dengan syariat Islam yang mengimani bahwa Nabi ‘Isa ‘alaihis sallam bukanlah anak Tuhan yang dilahirkan ke dunia melainkan salah satu nabi dari nabi-nabi yang Allah utus untuk hamba-hamba-Nya.

Allah Ta’ala berfirman dalam QS Maryam: 30 yang artinya, “Isa berkata, ‘Sesungguhnya aku ini adalah hamba Allah (manusia biasa). Dia memberikan kepadaku Al Kitab (Injil) dan menjadikanku sebagai seorang Nabi.’”

Wahai Saudariku, maka barangsiapa dari kita yang mengaku bahwa dirinya adalah seorang muslim, maka ia harus meyakini bahwa ‘Isa adalah seorang Nabi yang Allah utus menyampaikan risalah-Nya dan bukanlah anak Tuhan dengan dasar dalil di atas.

Tentang Ucapan Selamat Natal

Atas nama toleransi dalam beragama, banyak umat Islam yang mengucapkan selamat natal kepada umat nasrani baik kepada kerabat maupun teman. Menurut mereka, ini adalah salah satu cara untuk menghormati mereka. Ini alasan yang tidak benar, sikap toleransi dan menghormati tidak mesti diwujudkan dengan mengucapkan selamat kepada mereka karena di dalam ucapan tersebut terkandung makna kita setuju dan ridha dengan ibadah yang mereka lakukan. Jelas, ini bertentangan dengan aqidah Islam.

Ketahuilah saudariku, hari raya merupakan hari paling berkesan dan juga merupakan simbol terbesar dari suatu agama sehingga seorang muslim tidak boleh mengucapkan selamat kepada umat nasrani atas hari raya mereka karena hal ini sama saja dengan meridhai agama mereka dan juga berarti tolong-menolong dalam perbuatan dosa, padahal Allah telah melarang kita dari hal itu:

Dan janganlah kamu tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. (QS Al Maidah: 2)

Ketahuilah wahai saudariku muslimah, ketika seseorang mengucapkan selamat natal kepada kaum nasrani, maka di dalam ucapannya tersebut terdapat kasih sayang kepada mereka, menuntut adanya kecintaan, serta menampakkan keridhaan kepada agama mereka. Seseorang yang mengucapkan selamat natal kepada mereka, sama saja dia setuju bahwa Yesus adalah anak Tuhan dan merupakan salah satu Tuhan diantara tiga Tuhan. Dengan mengucapkan selamat pada hari raya mereka, berarti dia rela terhadap simbol-simbol kekufuran. Meskipun pada kenyataannya dia tidak ridha dengan kekafiran, namun tetap saja tidak diperbolehkan meridhai syiar agama mereka, atau mengajak orang lain untuk memberi ucapan selamat kepada mereka. Jika mereka mengucapkan selamat hari raya mereka kepada kita, hendaknya kita tidak menjawabnya karena itu bukan hari raya kita, bahkan hari raya itu tidaklah diridhai Allah.

Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan, adapun ucapan selamat terhadap simbol-simbol kekufuran secara khusus disepakati hukumnya haram misalnya mengucapkan selamat atas hari raya atau puasa mereka dengan mengatakan, ‘Hari yang diberkahi bagimu’ atau ‘Selamat merayakan hari raya ini’, dan sebagainya. Yang demikian ini, meskipun si pengucapnya terlepas dari kekufuran, tetapi perbuatan ini termasuk yang diharamkan, yaitu setara dengan ucapan selamat atas sujudnya terhadap salib, bahkan dosanya lebih besar di sisi Allah dan kemurkaan Allah lebih besar daripada ucapan selamat terhadap peminum khamr, pembunuh, pezina, dan lainnya dan banyak orang yang tidak mantap pondasi dan ilmu agamanya akan mudah terjerumus dalam hal ini serta tidak mengetahui keburukan perbuatannya. Barangsiapa mengucapkan selamat kepada seorang hamba karena kemaksiatan, bid’ah, atau kekufuran, berarti dia telah mengundang kemurkaan dan kemarahan Allah.

Dengan demikian, tidaklah diperkenankan seorang muslim mengucapkan selamat natal meskipun hanya basa-basi ataupun hanya sebagai pengisi pembicaraan saja.

Menghadiri Pesta Perayaan Natal

Hukum menghadiri pesta perayaan natal tidak jauh bedanya dengan hukum mengucapkan selamat natal. Bahkan dapat dikatakan bahwa hukum menghadiri perayaan natal lebih buruk lagi ketimbang sekedar memberi ucapan selamat natal kepada orang kafir karena dengan datang ke perayaan tersebut, maka berarti ia ikut berpartisipasi dalam ritual agama mereka. Dan dengan menghadiri pesta perayaan tersebut berarti telah memberikan kesaksian palsu (Syahadatuzzur) terhadap ibadah yang mereka lakukan dan ini dilarang dalam agama Islam (lihat Tafsir Taisir Karimirrahman, Surat Al Furqon ayat 72).

Allah berfirman yang artinya:

Katakanlah: “Hai orang-orang kafir. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmu agamu, dan untukkulah agamaku.”

Maka Saudariku, seorang muslim diharamkan untuk hadir pada perayaan keagamaan di luar agama islam baik ia diundang ataupun tidak.

Hukum Merayakan Tahun Baru

Beberapa hari setelah natal berlalu, masyarakat mulai disibukkan dengan persiapan menyambut tahun baru masehi pada tanggal satu Januari. Bagaimana Islam memandang hal ini?

Saudariku, Allah telah menganugerahkan dua hari raya kepada kita, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha dimana kedua hari raya ini disandingkan dengan pelaksanaan dua rukun yang agung dari rukun Islam, yaitu ibadah haji dan puasa Ramadhan. Di dalamnya, Allah memberi ampunan kepada orang-orang yang melaksanakan ibadah haji dan orang-orang yang berpuasa, serta menebarkan rahmat kepada seluruh makhluk.

Ukhti, hanya dua hari raya inilah yang disyariatkan oleh agama Islam. Diriwayatkan dari Anas radhiallahu ‘anhu bahwa ia berkata, “Ketika Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah, penduduk Madinah memiliki dua hari raya yang mereka bermain-main di hari raya itu pada masa jahiliyyah, lalu beliau bersabda: ‘Aku datang kepada kalian sedangkan kalian memiliki dua hari raya yang kalian bermain di hari itu pada masa jahiliyyah. Dan sungguh Allah telah menggantikannya untuk kalian dengan dua hari yang lebih baik dari keduanya, yaitu hari raya Idul Adha dan idul Fitri.’” (Shahih, dikeluarkan oleh Ahmad, Abu Daud, An-Nasa’I, dan Al-Baghawi)

Maka tidak boleh umat Islam memiliki hari raya selain dua hari raya di atas, misalnya Tahun Baru. Tahun Baru adalah hari raya yang tidak ada tuntunannya dalam Islam. Disamping itu, perayaan Tahun Baru sangat kental dengan kemaksiatan dan mempunyai hubungan yang erat dengan perayaan natal. Lihatlah ketika para remaja berduyun-duyun pergi ke pantai saat malam tahun baru untuk begadang demi melihat matahari terbit pada awal tahun, kebanyakan dari mereka adalah berpasang-pasangan sehingga tentu saja malam tahun baru ini tidak lepas dari sarana-sarana menuju perzinaan. Jika tidak terdapat sarana menuju zina, maka hal ini dapat dihukumi sebagai perbuatan yang sia-sia. Ingatlah saudariku, ada dua kenikmatan dari Allah yang banyak dilalaikan oleh manusia, yaitu kesehatan dan waktu luang (HR Bukhari). Maka janganlah kita isi waktu luang kita dengan hal sia-sia yang hanya membawa kita ke jurang kenistaan dan menjadikan kita sebagai insan yang merugi.

Saudariku, Allah telah menyempurnakan agama ini dan tidak ada satupun amal ibadahpun yang belum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sampaikan kepada umatnya. Maka tidak ada lagi syari’at dalam Islam selain yang telah Allah wahyukan kepada Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak ada lagi syari’at dalam Islam selain yang telah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ajarkan pada kita. Saudariku, ikutilah apa yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tuntunkan kepada kita, janganlah engkau meniru-niru orang kafir dalam ciri khas mereka. Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia merupakan bagian dari kaum tersebut (Hadits dari Ibnu ‘Umar dengan sanad yang bagus). Setiap diri kita adalah pemimpin bagi dirinya sendiri dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang ia pimpin. Semoga Allah senantiasa menyelamatkan agama kita. Wallaahu a’lam.

Maraji’:

1. Fatwa: Natal Bersama. Majalah Al-Furqon Edisi 4 Tahun III.
2. Fatwa: Natal Bersama. Majalah Al-Furqon Edisi 4 Tahun IV.
3. Fatwa-Fatwa Terkini 2. Cetakan ketiga. Tahun 2006. Darul Haq.
4. Bulletin At-Tauhid Edisi 96 Tahun II.

***

Artikel www.muslimah.or.id

Bagi yang berniat… atau lagi pacaran.. baca dulu catatan ini ya….

aku malu

Apakah perwujudan cinta itu hanya berarti kasmaran saja? Hmm…menurut salah seorang peneliti, cinta itu bisa berarti banyak, dan salah satunya memang bisa diartikan kasmaran dan kasih terhadap lawan jenis. Karena perasaan senang terhadap lawan jenis itu merupakan fitrah, berarti sah-sah aja dong, namun apakah sarananya harus pacaran?
Sarana yang terbaik adalah simpan rasa itu, tata dengan rapi dan ekspresikan dengan cara yang halal, yaitu menikah. Ehem…

Senang sama lawan jenis, boleh gak ya? Bukankah itu fitrah!
Ehm, siapa yang bilang nggak boleh? Tapi apakah sarananya harus pacaran?

EMOSI CINTA
Menurut para peneliti, yang dimuat Daniel Goleman dalam bukunya Emotional Intelligence, CINTA ADALAH SALAH SATU EMOSI YANG ADA PADA MANUSIA. Emosi cinta ini mengandung beberapa emosi lain seperti: penerimaan, persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat, hormat, kasmaran dan kasih.

Nah, dari emosi-emosi turunannya itu, jelas terlihat kalo PERWUJUDAN CINTA LEBIH LUAS SIFATNYA, BUKAN SEKEDAR KASMARAN SAJA. Persahabatan, penerimaan, kebaikan hati dsb bisa kita ekspresikan tanpa harus pacaran.

Tapikan, seorang laki-laki butuh perempuan, dan juga sebaliknya? Glek! (*smile*)
Jawabannya, memang iya sih! Namun, apakah lantas karena butuh itu kita jadi menerobos garis batas yang telah diatur Allah untuk menjaga kita?

WAJAR SAJA
Yap, wajar saja kalo kita senang dengan lawan jenis. Fitrah, betul itu! Tapi FITRAH BUKAN BERARTI HARUS DITURUTI SEHINGGA TAK TERKONTROL. KITA HARUS TETAP MENJAGA FITRAH AGAR TETAP MURNI DAN TAK TERKOTORI DENGAN NAFSU SESAAT. Cinta itu sendiri terbagi menjadi dua:

1. Cinta yang Syar’i
Cinta yang syar’i dasarnya adalah iman. Buka deh Q.S. 3:15, 52: 21 dan 3: 170.

2. Cinta yang Tidak Syar’i.
Sedangkan cinta yang tidak syar’i dasarnya adalah syahwat. Untuk yang ini silakan dibuka Q.S. 3:14, 80: 34-37, dan 43:67.

Kalau di stiker-stiker kamu sering baca: Cinta Allah, Rasul, dan jihad fi sabilillah, itu benar adanya. Urutan itulah yang utama. ALLAH MEMBENARKAN CINTA YANG SIFATNYA SYAHWATI seperti di Q.S. 3:14 (wanita/pria, anak, harta benda, dsb), SEBAB KECINTAAN YANG SIFATNYA SYAHWAT INI ADALAH TABIAT MANUSIA. Nah, KECINTAAN INILAH YANG PERLU DIKENDALIKAN.

Gimana cara mengendalikannya?

JAGALAH HATI
Ingat kisah Fatimah ra, putri Rasulullah saw? Setelah menikah dengan Ali bin Abi Thalib ra, Fatimah mengaku pernah menyukai seorang laki-laki. Ketika ditanya Ali, siapa laki-laki itu, Fatimah menjawab lelaki itu sebenarnya Ali sendiri (ehem!).

Bisa ditarik kesimpulan, sebenarnya sudah ada bibit cinta pada diri Fatimah terhadap Ali, tapi toh beliau nggak lantas jadi kasmaran dan mengekspresikan cintanya dengan suka-suka gue. Beliau simpan rasa itu, menatanya dengan rapi dan mengekspresikan saat memang sudah
halal untuk diekspresikan, yaitu saat telah menikah.

Aduh, jauh banget ya? Nggak juga kok, karena itulah kendalinya. Kalau belum siap menikah? Ya, jangan main api. Lebih baik ‘main air’ saja biar sejuk. Gimana ‘main air’-nya?

1. Jaga pergaulan. Bukan berarti ngggak boleh gaul sama cowok, tapi JAGA PANDANGAN (bukan berarti nunduk terus). jaga pandangan
2. Kalau menyukai lawan jenis, CUKUP SAMPAI TAHAP SIMPATI. Jaga hati. Kalau nggak tahan, jauhi diri dari orang yang kita sukai. Banyak-banyak puasa.
3. Banyak ikut kegiatan buat mengalihkan diri. Kurangi interaksi yang kurang jelas dengan lawan jenis. Tapi harap ingat, di setiap tempat kita pasti selalu bertemu dengan lawan jenis. Jadi SOLUSI UTAMA MEMANG MENJAGA DIRI.
4. Banyakin teman (yang sejenis lho) dan cobalah untuk terbuka dengan teman itu. Jadi kamu nggak merasa kesepian. Cuma AKAL-AKALAN SI SETAN KOK KALO KAMU MERASA PUNYA TEMAN COWOK LEBIH ENAK DARIPADA TEMEN CEWEK ATAU SEBALIKNYA. Ngibul tuh si setan!
5. Masih nggak kuat dan tetap ingin pacaran? Ya silakan saja. Tapi tanggung resikonya (kamu-kan sudah baligh). Harap diketahui, API NERAKA ITU PANAS, MESKI DI MUSIM HUJAN. DOSA BESAR ITU AWALNYA DARI KUMPULAN DOSA KECIL. Nah lho!

jangan pacaran
by : Akhi Alfiyandi….

Tandingan Film 2012 Rilis di Indonesia!

PT Shafarisma Putra Film, setelah sukses menggaraf dua judul film bergenre Misteri, kini siap meluncurkan film ke tiganya yang bernafaskan Islam, yang digaraf secara apik oleh tangan Sutradara Usu Roni GD Sirda untuk mengetuk umat manusia yang ingin kembali ke jalan Allah, dalam bahasa pesantrennya “Ber’Inabah”.

Film “Dzikir Pembelah Dada” benar-benar memberikan sentuhan rohani dan bermuatan pendidikan yang sangat erat hubungannya dengan urusan akhirat.

Para Pembina dakwah yang ada di pesantren suryalaya, juga para kyai telah merespon baik dengan diedarkan dan dipasarkannya film DPD ke tengah-tengah masyarakat. Saat ini masyarakat Indonesia tengah diramaikan oleh isu akan datangnya kiamat di tahun 2012, dan tidak sedikit ada masyarakat yang merasa ketakutan, kuatir, cemas, namun ada pula yang menanggapinya secara dingin, atau dengan tenang, di tengah berkecamuknya perasaan umat manusia yang dihantui perasaan takut akan datangnya hari akhir zaman itu.

Film Dzikir Pembelah Dada akan memberikan solusi yang sangat tepat, bagaimana kita harus menyikapi hidup dalam zaman yang akan berakhir, bagaimana kita harus meyakini bahwa umur manusia ataupun umur dunia fana ini telah ditentukan oleh Allah SWT ?!.

Dengan menonton film DPD, Insya Allah hati akan menjadi tenang, damai, tidak ada kekwatiran untuk menghadapi segala resiko kehidupan, itulah pesan moral dalam film DPD hasil racikan sang Sutradara yang saat ini lebih sering bermukim di pesantren Suryalaya untuk lebih mendalami kehidupannya yang bersahaja, jauh dari gemerlapnya kota, menghindari dari pergaulan yang tidak memiliki norma-norma agama.

Film DPD di sponsori HU Galamedia dibintangi oleh artis muda berbakat yang direkrut dari Gala Management Bandung, seperti Danu Devano, Resha Fathia Muttaqin, Indah Kusuma, Natasya Noer, disamping artis senior yang sudah malang melintang di beberapa sinetron seperti Ivanka Suwandi, Ratu Dhenok, Ilza Daulay, dan juga di dukung oleh Fira Zulkarnaen salah satu cucu dari sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya Guru Agung KHA. Shohibul Wafa Tajul’arifin, ra.

Dengan doa restu dari Syech Mursyid pangersa Abah Anom, film DPD akan beredar di masyarakat seluruh Indonesia mulai tanggal 21 November 2009. **

32 “RAHASIA” ISRAEL YANG TIDAK DIPUBLIKASIKAN

Tahukah anda bahwa selain ras yahudi, dilarang membeli atau menyewa tanah di Israel?

Tahukah anda bahwa setiap ras yahudi yang ada di setiap Negara di seluruh didunia menjadi warga Negara Israel secara otomatis? Sementara warga Palestina yang terlahir di tanah negerinya sendiri sejak puluhan abad yang lalu terus diusir ke luar Palestina?

Tahukah anda bahwa Baca selebihnya »

Meminta Tolong Jin untuk Mengetahui Penyakit

Share
Sunday, September 6, 2009 at 9:31am
Penulis: Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts al ‘Ilmiyyah wa al Ifta

Tanya:
Apa hukum meminta pertolongan jin untuk mengetahui adanya hipnotis atau sihir, demikian juga untuk juga mempercayai omongan jin yang merasuk ke tubuh orang sakit dengan klaim bahwa ia terkena sihir atau hipnotis, menurut pengakuan jin itu?

Jawab:
Tidak boleh Baca selebihnya »

Berjabat Tangan Dengan Lawan Jenis

Penulis: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah

Banyak hal dalam keseharian kita yang mesti dikoreksi. Karena ada di antara kebiasaan yang lazim berlaku di tengah masyarakat kita namun sesungguhnya menyimpang dari syariat. Berjabat tangan dengan lawan jenis adalah contohnya. Praktik ini tersuburkan dengan minimnya keteladanan dari mereka yang selama ini disebut tokoh agama.
Baca selebihnya »

Kak Seto Diadukan ke Polisi!

Martina melaporkan Komnas Perlindungan Anak (PA) ke Mapolda Metro Jaya. Lembaga yang dikomandani Seto Mulyadi ini dituding telah menculik Imanuel (12) dan Rafael (7), buah hati Martina.

Baca selebihnya »

7 makanan junk food yang menyehatkan !!

Makanan manis dan asin, yang selalu dikaitkan dengan makanan yang tidak sehat, ternyata tidak selamanya benar. Menurut pakar nutrisi dari Manhattan Cynthia Sass, beberapa jenis junk food yang selalu dicap negatif justru baik bagi kesehatan. Tentunya jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dan dibuat dari bahan yang sehat dengan cara yang sehat pula. Berikut beberapa junk food, yang mungkin sangat Anda sukai tapi selalu berusaha dihindari, namun ternyata baik bagi kesehatan.

Dark Chocolate

Makanan manis selalu dikaitkan dengan makanan yang buruk. Tapi, dark chocolate yang begitu manis ternyata menyediakan antioksidan flavonoid yang berfungsi untuk melindungi jantung. Selain itu, kandungan alami dalam cokelat juga berfungsi merilekskan pembuluh darah sehingga bisa menurunkan tekanan darah. Menurut Cynthia Sass, sebagian besar lemak jenuh yang terkandung dalam dark chocolate termasuk jenis stearic acid. Lemak ini akan diubah menjadi lemak tidak jenuh tunggal oleic acid yang sehat untuk jantung. Di samping bermanfaat bagi jantung, dark chocolate juga mengandung mineral seperti magnesium, besi, seng, tembaga dan kalium yang sangat bermanfaat bagi kesehatan seluruh bagian tubuh. Tapi, jangan lupa Baca selebihnya »

10 alasan facebook Anda di blokir!!!

Pernahkah facebook anda di blokir ??

dan bagaimana rasanya jika sudah di blokir ?pasti sebel banget banget…dalam hati rasanya kesel banget…..hehe

berikut akan saya beritahu mengapa akun facebook di blokir…..

Ada 10 alasan yang mendasar kenapa akun facebookmu diblokir, yaitu :

1. Tidak menggunakan nama asli. Jangan pernah menggunakan nama julukan karena Facebook bisa mengetahuinya.

2. Bergabung dengan Group terlalu banyak. Facebook hanya membatasi setiap user bergabung dengan 200 group saja.

3. Terlalu banyak mengirim pesan atau Wall di sebuah Group.

4. Berteman dengan teman terlalu banyak. Facebook hanya membatasi setiap user melakukan add friend sebanyak 50 orang dalam sehari, dan batas maksimal teman adalah 5000 orang.buat pengalaman saja saya pernah melakukan hal ini dan akun saya di blokir….

5. Kamu tidak jujur dengan tempat kamu bersekolah. Misalkan kamu berumur 15 tahun, namun mengaku lulusan Harvard, mungkin saja Facebook memblokir akun kamu.

6. Terlalu banyak melakukan “Poke”. Apa poke itu? Poke itu adalah fasilitas facebook untuk mencolek orang. Saran aku gunakan Poke untuk orang yang benar-benar kamu suka aja.

7. Mengirim pesan yang sama ke banyak orang, karena kamu akan diduga SPAMMER.

8. Akun yang dibuat bukan manusia, misalkan kamu punya binatang peliharaan lalu membuatkannya Facebook untuk ajang sensasi, mungkin saja akun itu akan di Blokir.

9. Facebook membatasi usia pengguna di atas 13 tahun, Jika usia kamu diantara 13-18 tahun dan berlaku tidak sewajarnya,seperti mengisi informasi tentang pekerjaan atau yang dilakukan orang dewasa , bisa jadi akun akan di blokir.

10. Kamu terlalu banyak dilaporkan orang, misalkan kamu sering sekali mengirim wall ke group2 dan berbicara kasar, bisa jadi banyak yang akan melaporkanmu. Semakin banyak yang melaporkan kamu, semakin cepat juga akun kamu ter-blokir. So baik-baik ya kalo nulis sesuatu di Facebook ^_^

Kalau facebook kamu sudah terlanjur terblokir, kirimlah email berisi keluhan ke email admin Facebook ini :

disabled@facebook.com
appeals@facebook.com
info@facebook.com

Setelah itu, tunggu balasan dari Facebook. Jangan lupa gunakan bahasa yang sopan.
Biasanya cara ini sangat efektif,untuk mengaktifkan kembali akun facebook yang sudah di blokir.
Memang cukup lama menunggu balasan email dari facebook,yang penting kalian sabar. ^_^

Mungkin masih banyak alasan lain kenapa Facebook kamu di blokir. Jika kamu bermain Facebook, bermainlah dengan normal. Jika akun kamu diblokir dengan alasan yang tidak jelas biasanya Facebook memberi peringatan terlebih dahulu.

Diklat PROKM 2009: Taplok Belajar Memaknai Hidup
kiwik
Jumat, 31 – Juli – 2009, 21:45:40

BANDUNG, itb.ac.id – Pengenalan Ruang dan Orientasi Keluarga Mahasiswa (PROKM) ITB 2009 yang diadakan untuk menyambut mahasiswa angkatan 2009 yang akan memulai tingkat pertamanya di ITB, dipersiapkan sedemikian matang oleh panitia-panitia yang berada di bawah pengawasan Keluarga Mahasiswa (KM) ITB Berbagai macam pendidikan dan pelatihan (diklat) untuk tiap divisi lapangan yang akan bertugas, telah dimulai sejak awal bulan Juli dan akan berakhir pada bulan Agustus 2009.

Divisi lapangan yang tercakup di dalamnya, antara lain: Tata Tertib Kelompok (Taplok), Keamanan, dan Medik. Diklat yang dilakukan berupa pendidikan materi dan praktek di lapangan dengan pendiklat berasal dari panitia-panitia INKM (Inisiasi Keluarga Mahasiswa) 2008 yang merupakan penyambutan mahasiswa baru ITB angkatan 2008.

Masing-masing divisi memiliki metode diklat yang berbeda-beda, contohnya: divisi taplok yang memulai diklatnya dengan mengolah rasa pribadi masing-masing taplok. Mereka dilatih untuk dapat mengemukakan pandangan dan pendapat mereka dengan membuat esai-esai yang dipublikasikan di dalam blog pribadi mereka. Sebelumnya, tiap taplok dianjurkan untuk memiliki blog pribadi, untuk memudahkan para pendiklat melihat perkembangan pola pemikiran dan pendapat mereka di tiap esai.

“Apakah perlu memaknai hidup? Jika perlu, bagaimana cara kita memaknai hidup tersebut dan jelaskan caranya”, begitulah salah satu contoh pertanyaan esai yang diajukan oleh para pendiklat taplok untuk dijawab oleh para taplok. Melalui beberapa esai yang sudah terpublikasikan di blog pribadi, Adhamaski Pangeran (Pl’08) mengatakan, “Yang penting dari kehidupan adalah proses, bukan hasil akhirnya. Jadi memaknai hidup akan begitu indah ketika prosesnya indah”, kemudian ia memberi contoh nyata berupa kisah orang terkenal “Thomas Alva Edison, penemu lampu yang pertama dan Mark Zuckerberg, pendiri dan pengembang situs facebook, adalah orang-orang yang menjalani rintangan terselit di sekolahnya masing-masing. Thomas Alva Edison dikatakan gurunya sebagai anak bodoh yang akhirnya dikeluarkan dari sekolahnya dan diajar oleh ibunya, dan Mark Zuckerberg adalah hasil drop out dari Universitas Harvard. Mereka berdua melewati masa-masa sulitnya di sekolah dan berhasil menjadi manusia yang berguna untuk orang banyak. Bayangkan ketika tidak ada lampu pada saat ini dan tidak ada situs pertemanan yang dapat menghubungkan manusia dengan manusia di belahan bumi manapun.” Melalui kisah itu, ia menarik kesimpulan bahwa rintangan, cobaan, ujian, dan musibah dalam proses kehidupan manusia tentunya mengandung makna. Manusia hebat berasal dari proses yang hebat”, begitulah pendapatnya mengenai makna hidup.

Lain halnya dengan Laksito, sebelumnya ia bertanya kembali pada dirinya, “Mengapa hidup perlu dimaknai?”, kemudian ia menjawab, ” Agar seluruh aspek kehidupan yang kita lakukan tidak menjadi sia-sia. Saya berprinsip bahwa hidup itu punya tujuan, dan tujuan itu tidak akan pernah tercapai bila kita tak pernah memaknai hidup.” Kemudian, ia mengatakan bahwa, seseorang dikatakan memaknai hidup ketika dia melakukan hal berikut: belajar dari masa lalunya dan mengkreasikannya untuk kepentingan masa depan, mampu memetik pelajaran berharga dari peristiwa apapun yang terjadi di sekitar kehidupannya, mencanangkan tujuan hidupnya dengan jelas dan berusaha dengan keras dalam mencapainya, segala tindak-tanduknya menunjukkan sifat-sifat yang telah disebutkan”.

Melalui blog-blog tersebut dapat dilihat pandangan kritis mahasiswa yang dapat mempengaruhi jalan hidupnya. PROKM 2009 tidak hanya mencerdaskan mahasiswa-mahasiswa baru yang akan memulai pendidikannya di ITB, namun juga panitia-panitia pelaksananya. Diharapkan agar PROKM 2009 dapat membawa manfaat bagi mahasiswa baru agar lebih mengetahui peran, fungsi, dan posisi mahasiswa yang seharusnya dan mampu membuka pandangan dan wawasan kemahasiswaan terhadap krisis-krisis yang ada di sekitarnya.